Kamis, 19 September 2019

KISAH KU

09 September 2017 akhirnya ikrar janji suci itu terucap. Janji setia mengarungi baterah rumahtangga bersama dalam suka mau pun duka. Iya setelah menikah memang kita masih belom tingga seatap hanya pas hari-hari libur dan saat memang suami ingin pulang namun kita paling lama tidak bertemu sekitar 7 hari mrngingat suami kerja di kota tetangga yang hanya berjarak 2,5jam saja. Namun saya sangat bersyukur dan bahagia dengan keadaan ini dan sangat bahagia menjadi istri nya. Memang sangat banyak pro dan kontra mengenai pernikahan yg LDR namun itu semua tidak berpengaruh terhadap ku aku tetap enjoy dengan keadaan ini dan selamanya .
Amiin

Rabu, 18 September 2019

PUISI RINDU INI

Ketika waktu mempermainkan rindu aku akan bersabar dengan perasaan tak kan ku menyerah aku tahu hubungan jarak jauh memang seperti ini, tidak ada waktu bersama tidak ada antar jemput dan tidak ada kamu kapan aku ingin kan, yah aku tahu itu aku harus bersabar dan hars banyak bersabar. Mungkin dia saat ini sedang berusaha keras untuk mewujudkan impiannya mungkin dia sedang melangkah keras untuk terwujudnya cita-citanya dan mungkin dia sedang berusaha keras untuk menyiapkan segala hal untuk membahagiakan ku di waktu mendatang. Aku tahu banyak kesulitan yang kau alami dengan keadaan ini namun kau selalu tetap tenang dan tak ingin membagi kesulitan itu dengan ku kau  berusaha menyembunikan semua itu untuk menjaga hatiku untuk tetap menenangkanku meski dari kejahan. Aku sering merajuk dengan rasa rindu ini aku tahu kau tidak mengabaikan ku dan kau juga merasakan rindu yang sama dan Kau disana mencobak berunding dengan waktu untuk merangkai hal-hal manis dengan ku, aku akan selalu berdoa untuk dirimu agar kau dimudahkan dengan segala urusan mu, aku tahu langkah yang kau tempuh sangatlah berat karena menaklukan waktu ini tidak semudah memejamkan mata dan jarak ini tidak cukup ditaklukan dengan buah cinta.

Selasa, 18 Juli 2017

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. KARYA IDAMAN BERSAMA PANDAAN

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN PELATIHAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA
PT. KARYA IDAMAN BERSAMA PANDAAN






OLEH :

VIKA DIA PUSPITASARI ( 14101366)


SEKOLAH TIMGGI ILMU EKONOMI ASIA MALANG
PROGRAM STUDI MANAJEMENT 2017


DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I  PENDAHULUAN………………………………………………….
A. latar belakang ………………………………………………..
B. Rumusan masalah…………………………………………….
C. Pembatasan masalah………………………………………….
BAB II LANDASAN TEORI………………………………………………
A. Pengertian motivasi …………………………………………..
B. Pengertian kinerja …………………………………………….
C. Pengertian pelatihan…………………………………………..
D. Pengertian karyawan…………………………………………..
BAB III METEDELOGI PENELITIAN
A. Hipotesa…………………………………………………………
B. Model teoritis / konseptual……………………………………..
C. Populasi / sampel……………………………………………….
D. Teknik pengambilan sampling…………………………………
E. Jenis penelitian …………………………………………………
F. Teknik pengumpulan data
G. Teknik analisa data………………………………………………
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN……………………..
A. Pembahasan……………………………………………………..
BAB VI PENUTUP…………………………………………………………..
A. Kesimpulan………………………………………………………
B. Saran………………………………………………………….
C. DAFTAR PUSTAKA………………………………………………

KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengkaruniakan rahmat dan anugerah-Nya sehingga penyusunan laporan tugas  metedo penelitian dengan judul ”Pengaruh motivasi kerja dan pelatihan terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT. Karya Idaman Bersama” dilaksanakan dengan lancar.
 Penulis menyusun laporan tugas metedo penelitian ini untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam ujian akhir semester (UAS) jurusan manajemen pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang.
Dengan terselesaikannya tugas metede penelitian ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu, memberikan bimbingan, dukungan dan harapan sehingga laporan tugas metode penelitian ini dapat terselesaikan dengan baik, diantaranya :
1. Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan nikmat-Nya
2. Kedua orang tua atas segala dukungan, semangat dan doa yang selalu dipanjatkan untuk penulis.
3. Bapak Ir. Teguh Widodo,MM selaku ketua STIE ASIA Malang
4. Bapak Dr. Faturrohman, SE., MM selaku Pembantu Ketua I STIE ASIA Malang
5. Ibu ike selaku Dosen yang sudah memberikan tugas ini kepada kami sebagai pembelajaran agar kami lebih mengerti tetang mata kuliah yang diajarkan di dalam kelas.
6. Kepada teman – teman yang telah membantu dan memberi dukungan demi terselesaikannya laporan ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini jauh dari sempurna. Untuk itu kritik dan saran yang membangun dari semua pihak, amat penulis harapkan. Besar harapan penulis semoga laporan ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya.

Malang,31 Mei 2017

Penulis
VIKA DIA PUSPITASARI

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Pada perkembangan globalisasi, banyak perusahaan yang dituntut untuk dapat memaksimalkan kinerja karyawan yang lebih baik karena di jaman globalisisasi perusahaan-perusahaan di Indonesia terus mengalami persaingan yang sangat begitu ketat sehingga perusahaan harus lebih meningkatkan perusahaannya terutama dibagian SDM (sumber daya manusia) untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat. Masalah sumber daya manusia menjadi perhatian yang sangat penting bagi perusahaan untuk tetap dapat bertahan. Perusahaan dituntut untuk memperoleh, mengembangkan dan mempertahankan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas.Oleh karena itu sumber daya manusia merupakan aset yang harus ditingkatkan secara efektif dan efisien sehingga akan terwujud kinerja yang optimal, untuk mencapai tujuan organisasi dalam hal ini perusahaan harus mampu menciptakan situasi dan kondisi yang mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan secara optimal, khususnya dalam hal kinerja.SDM merupakan peranan penting bagi suatu organisasi yang mengalami kegagalan dalam mencapai tujuannya. Oleh karena itu SDM perlu mendapatkan pelatihan dan motivasi untuk dapat bekerja dengan lebih baik sehingga tercapai kinerja yang baik pula. Selain itu tinggi rendahnya pengetahuan, keterampilan dan motivasi kerja karyawan PT. Karya idaman bersama dalam meningkatkan kinerjanya dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam meningkatkan produktivitas. Pengetahuan, keterampilan dan motivasi ini merupakan nilai-nilai yang harus diberitahukan kepada seluruh karyawan agar karyawan menyadari bahwa mereka adalah tenaga-tenaga kerja terampil yang dibutuhkan untuk kemajuan perusahaan. Penelitian ini dibuat untuk meneliti kedua hal tersebut, yaitu pelatihan dan motivasi kerja karyawan. Sejauh mana pengaruh pelatihan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama.
 (Sinungan, 2000:3). Pendapat tersebut mengatakan bahwa motivasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi peningkatan kinerja pengawai.
Menurut Simamora, Henry (2004:274) pelatihan merupakan proses untuk menyediakan bagi seorang karyawan informasi, keahlian, dan pemahaman atas organisasi dan tujuan.Pelatihan terdiri atas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian, pengetahuan, pengalaman atau perubahan sikap seseorang.
Menurut Simamora (2004:344) pelatihan pegawai atau training adalah upaya sistematik perusahaan untuk meningkatkan segenap pengetahuan (knowledge), ketrampilan (skill) dan sikap-sikap kerja (attitudes) para pegawai melalui proses belajar agar optimal dalam menjalankan fungsi dan tugas-tugas jabatannya. Dalam pelatihan karyawan diberikan pengetahuan-pengetahuan (knowledge) yaitu segenap pemahaman karyawan akan berbagai macam prosedur, proses-proses, peraturan-peraturan, ilmu-ilmu mengenai pekerjaan, dan lain sebagainya.
Usmara (2006:014) motivasi adalah suatu kumpulan kekuatan tenaga yang berasal dari dalam maupun luar individu yang memulai sikap dan menetapkan bentuk, arah, serta intensitasnya. Hodgetts dan luthansmengemukakan motivasi sebagai proses psikologis melalui keinginan yang belum terpuaskan, yang diarahkan kepencapaian tujuan/ insentif.
Toha, Miftaha (2011:203) motivasi merupakan salah satu unsur pokok dalam perilaku seseorang.Motivasi adalah suatu proses pesikologi namun demikian, ini bukan berarti bahwa motivasi adalah satu-satunya unsur yang bisa menjelaskan adanya perilaku seseorang.
Maslow dalam Usmara (2006:018) berpendapat bahwa orang, memiliki kebutuhan yang mereka perjuangkan untuk dipenuhi, bahwa kebutuhan mereka kompleks, dan bahwa kebutuhan mereka terus menerus berubah.
Mohammad Faisal Amir (2015:005) kinerja adalah suatu yang ditampilkan oleh seorang atau suatu proses yang berkaitan dengan tugas kerja yang ditetapkan.
 Menurut Mohamad Mahsun (2014:025) kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/ program/ kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, dan misi organisasi yang tertuang dalam strategi plening atau organisas.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas, permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Bagaimana pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama ?
2. Bagaimana pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama ?
3. Bagaimana pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama ?

C. BATASAN MASALAH
Untuk membatasi ruang lingkup penelitian, maka penulis menyusun batasan masalah agar peneliti ini menjadi terfokus, terarah dan tidak jauh dari inti permasalahan disini diberikan batasan-batasan masalah sebagai berikut:
1. Tempat penelitian PT. Karya idaman bersama.
2. Subjek penelitian karyawan PT. Karya idaman bersama.
3. Karakteristik responden yang diteliti meliputi umur, lama Kerja, dan pendidikan terakhir.
4. Penelitian yang dilakukan meliputi :
a) Kinerja karyawan meliputi kualitas kerja, kuantitas kerja, kerja sama, pemahaman terhadap tugas, inisiatif.
b) Pelatihan meliputi ketrampilan, pengetahuan.
c) Motivasi meliputi motif, harapan, insentif.
D. TUJUAN PENELITIHAN
Sesuai dengan rumusan masalah yang ada, penelitihan ini bertujuan untuk mengetahui :
1. Pengaruh motivasi  kerja terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama pandaan.
2. Pengaruh pelatigan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Karya idaman bersama pandaan.
3. Pengaruh motivasi kerja dan pelatihan kerja secara bersama-sama terhadap konerja karyawan PT. Karya idaman bersama pandaan.

4.
E. MANFAAT PENELITIHAN
1. Manfaat Teoritis
a) Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan atau pengetahuan tentang penerapan teori-teori yang telah didapat saat perkuliahan kedalam dunia kerja yang sesungguhnya.
b) Sebagai wahana bagi peneliti untuk menambah pengetahuan seputar motivasi dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan.
c) Sebagai pengembangan Ilmu Pengetahuan bagi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi ASIA Malang Program studi Manajemen.
d) Menambah pengetahuan dan informasi pembaca khususnya mahasiswa STIE ASIA Malang yang akan meneliti masalah yang sama, yaitu Pengaruh Motivasi Kerja Dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Karya idaman bersama Malang.

2. Manfaat Praktis
a) Perusahaan
Penelitian ini diharapkan mampu digunakan sebagai pertimbangan perusahaan dalam mengambil keputusan, serta dapat digunakan untuk menentukan dan mengembangkan kebijakan yang berhubungan dengan usaha peningkatan kinerja karyawan.
b) Peneliti lain
Dapat dijadikan sebagai wacana atau referensi dalam melakukan penelitihan selanjutnya, dengan variable yang sama atau dengan variable yang lain.
c) Sistimatika penulis
BAB I: PENDAHULIAN
Bab ini berisikan tentang latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitihan dan sistimatika penulis.
BAB II: LANDASAN TEORI
Bab ini berisikan tenteng teori yang mendukung penulis penelitian ini meliputi uraian serta teoristis terhadap masalah penelitihan. Beberapa pokok bahasan di antaranya adalah tentang penelitihan. Motivasi kerja dan kinerja karyawan, penelitihan terdahulu dan keranga berfikir dan hipotesis.
BAB III: METODE PENELITIHAN
Bab ini berisikan tentang jenis pelatihan, subjek dan obbyek penelitihan, waktu dan lokasi penelitihan, variable penelitihan, definisi operasional, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data, teknik pengujian instrument dan tenik analisis data.
BAB IV: ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
Bab ini berisikan tentang sajarah perusahaan, letak pabrik, struktur organisasi dan personalia.
BAB V: ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN
  Bab ini berisikan tentang deskripsi data dan analisis, hasil uji statistic dan pembahasan.
BAB VI: KESIMPULAN DAN SARAN KETERBATASAN
Bab ini berisikan tentang lesimpulan saran dan keterbatasan.

BAB II
LANDASAN TEORI

A. LANDASAN TEORI
1. MANAJEMEN
Dian wijayanto(2011:1) Stoner J.A.R.E freeman dan D.R. gilbert Jr, manajemen adalah proses perencanaan, pengoprasian, pengarahan  dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi yang telah di tetapkan.
2. MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Gry dessler (2015:004) Manajemen sumberdaya manusia adalah (Human Resource Manajemen-HRM) proses untuk memper oleh, menilai, melatih dan mengoprasikan karyawan dan untuk mengurus relasi tenaga kerja mereka, kesehatan dan keselamatan mereka serta hal-hal yang berhubungan dengan keadadialn.
Winter (2009:003) menajemen sumberdaya manusia telah di definisikan dengan berbagai cara hal penting yang selalu muncul hamper semua definisi adlah bahwah organisasi yang efektif harus mampu menemukan, mendayagunakan, mempertahankan dan mengembangkan manusia untuk mencapai hasil yang dicita-citakan.manajemen sumberdaya manusia adalah proses membantu oorganisasi untuk menjelaskan upaya-upaya itu.
3. PELATIHAN
Menurut simamora dan Henry (2004:274) pelatihan merupakan proses yang mencoba untuk menyediakan bagi seorang karyawan informasi, kealihan dan pemahaman atas organisasi dan tujuan. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kealihan, pengetahuan atau perubahan ssikap seseorang.
4. MOTIVASI KERJA
Menurut Stokes (1966:92) dalam Kadarsiman (2012)  motivasi kerja adalah sebagai pendorong bagi seseorang untuk melakukan  pekerjaannya dengan baik, juga merupakan faktor yang membuat perbedaan antara sukses dan gagalnya dalam banyak hal dan merupakan tenaga emosional yang sangat penting untuk sesuatu pekerjaan baru.
Sedangkan pendapat lainnya motivasi adalah dorongan yang dimiliki individu untuk melakukan tindakan tertentu berdasarkan kebutuhannya (Cascio, 1995).
Dalam skala perusahaan motivasi individu dapat dipahami sebagai dorongan untuk mencapai tujuan perusahaan dan dirinya (Robbins, 2001). Motivasi biasanya timbul karena adanya kebutuhan yang tidak terpuaskan atau kebutuhan yang belum dapat terpenuhi. Kebutuhan ini akan menimbulkan tekanan dan tegangan sehingga akan menciptakan dorongan atau upaya untuk memenuhi kebutuhannya tersebut. Pada saat kebutuhan tersebut dapat terpuaskan maka individu akan mengalami penurunan tekanan. Berdasarkan pengertian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi kerja adalah penggerak atau pendorong dalam diri seseorang untuk mau berperilaku dan bekerja dengan giat dan baik sesuai dengan tugas dan kewajiban yang telah diberikan kepadanya.
5. KINERJA KARYAWAN
Kinerja karyawan merupakah hal penting dalam meningkatkan produktivitas karyawan tersebut. Dalam meningkatkan kinerja karyawan perusahaan harus dapat mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kinerja. Menurut Mangkunegara (2012:9) “kinerja karyawan (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang karyawan dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya”.
Menurut Malayu S.P. Hasibuan (2012:34) “kinerja (prestasi ker ja) adalah suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman, dan kesungguhan serta waktu”. Dari beberapa pandangan mengenai pengertian kinerja menurut para ahli, maka disimpulkan bahwa kinerja karyawan adalah hasil kerja karyawan sebuah perusahaan untuk mencapai tujuan atau target yang telah ditentukan pada periode waktu tertentu.
6. INDIKATOR KINERJA KARYAWAN
Kinerja menurut Boediharjo (2002:102) dapat diukur berdasarkan empat indikator yaitu:
1. Efektivitas dan efisiensi yaitu kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan benar, kemampuan untuk memilih peralatan yang tepat dalam mencapai tujuan.
2. Orientasi tanggung jawab yaitu kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan mengevaluasi pekerjaan dengan baik.
3. Disiplin yaitu sikap atau kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan secara tepat waktu, dan sesuai dengan target yang ditentukan.
4. Inisiatif yaitu kemampuan untuk bertanya, memberi kritik dan saran.
7. FAKTOR-FAKTOR KINERJA
Factor-faktor yang mempengaruhi kinerja secara garis besar disebkan oleh tiga variable yang mempengaruhi perilaku dan prestasi mereka (Gibson dkk, 200:52) yaitu sebagai berikut variable individu, meliputi kemampuan, keterampilan, mental dan fisik, latar belakang terdiri dari : keluarga factor social dan pengalaman, Demografi meliputi umur, asal-usul , jenis kelamin. Variable organisasi meliputi: sumber daya, kepemimpinan, imbalan, struktur organisasi dan design pekerja. Variable psikologis meliputi persepsi, sikap, kepribadian, perilaku, motivasi dan lainya. Kinerja merupakan hasil dari hubungan usaha (effort), kemampuan (abilities) dan role perception. Usaha (effort)  merupakan hasil dari motivasi yang berarti pada jumlah energy fisik maupun mental dari indifidu yang digunskan dalam melaksanakan tugasnya. Kemampuan (abilities) adalah karakteristik yang digunakan dalam melaksanakan suatu pekerjaan.
B. Pelatihan terdahulu
Heru Setiyono “ Pengaruh Kompensasi dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai” Obyek yang diteliti pada penelitian Heru Setiyono adalah pegawai pada Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua variabel yaitu kompensasi sebagai variabel independen pertama (X1) dan motivasi kerja sebagai variabel independen kedua (X2) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan Dinas Kelautan Dan Perikanan Kabupaten Kebumen. Persamaan dengan penelitian tersebut adalah penelitian tersebut sama-sama menggunakan Motivasi kerja sebagai variabel independen dan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Perbedaan dengan penelitian yang tersebut adalah penelitian tersebut tidak menggunakan pelatihan kerja sebagai variabel independen. Sedangkan penelitian ini menggunakan kompensasi sebagai variabel independen.

A. KERANGKA PEMIKIRAN




Variabel bebas ( x ) yang terdiri dari X1  dan  X2  di duga berpengaruh terhadap variable Y .
---------  : pengujian berpengaruh parcial terhadap variable X dan Ysecara individual.
             : pengujian berpengaruh simultan terhadap variable X dan Y secara individual.

B. Hipotesis
X1   = Pelatihan
X2   = Motivasi
Y = Kinerja karyawan
1. Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja terhadap kinerja
Karyawan PT. Karya Idaman Bersama
2. Terdapat pengaruh positif dan signifikan pelatihan kerja terhadap kinerja
karyawan kinerja karyawan PT. Karya Idaman Bersama
3. Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi kerja dan pelatihan kerja secara bersama-sama terhadap kinerja karyawan PT. Karya Idaman Bersama

BAB III
METODE PENELITIHAN
A. Jenis penelitihan
Jenis penelitihan dalam penelitihan ini adalah penelitihan kualitatif
B. Tempat Penelitian
Penelitihan ini dilakukan di PT. Karya Idaan Bersama Pandaan yang beralamatkan di Jl. Gunung gangsir Dsn wangi kelurahan sumberejo kecamatan pandaan kabupaten Pasuruan.
C. Populasi Penelitian
  Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/ subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan. Populasi meliputi seluruh karakteristik/ sifat yang dimiliki oleh subyek/obyek itu. Penelitian ini adalah penelitian populasi, populasi dalam penelitian ini adalah karyawan pada PT. Karya Idaman Bersama Pandaan berjumlah 95 orang.
A. Tehnik Pengumpulan Data
1. Kuesioner atau Angket
Kuesioner atau angket adalah daftar pertanyaan yang setiap butir-butir pertanyaannya sudah disediakan jawaban untuk dipilih atau telah disediakan tempat untuk mengisi jawabannya. Data yang diperoleh dari kuesioner atau angket berupa jawaban dari angket yang telah disebarkan. dan diisi oleh responden dan mendapatkan data jumlah jenis kelamin, responden, data umur responden, data jenjang pendidikan responden, data masa kerja responden, data bagian kerja responden, serta mengenai prestasi kerja.
2. Dokumentasi
Dokumentasi adalah pengumpulan data untuk melihat data dengan jelas dan berhubungan dengan peneliti tentang perusahaan yang akan diteliti. Metode ini digunakan untuk mencari data dari perusahaan dengan meneliti sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan objek penelitian dan gambara umum. Data yang diperoleh dari dokumentasi adalah dapat mengetahui tentang visi-misi, strukturorganisasi PT. Karya Idaman Bersama Pandaan.
3. Uji Validitas
Validitas menunjukan bahwa suatu pengujian benar-benar mengukur apa yang seharusnya diukur. Atau dengan kata lain, validitas adalah suatu ukuran yang menunjukan tingkat-tingkat kesahihan suatu instrumen. Suatu instrumen dikatakan valid jika tingkat validitasnya tinggi. Begitu juga sebaliknya, dikatakan tidak valid jika tingkat validitasnya rendah. Uji validitas dilakukan terhadap seluruh pernyataan yang ada dalam setiap variabel.
4. Uji Reliabilitas
Reliabilitas merupakan indeks yang menunjukan sejauh  mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Setiap alat pengukur seharusnya memiliki kemampuan untuk memberikan hasil pengukuran relative konsisten dari waktu ke waktu. Untuk menguji reliabilitas ini, dilakukan dengan menghitung construct reliability dan variance extracted dari masing-masing variabel teramati.


B. Tehnik Analisis Data
1. Uji Prasyarat Analisis
a. Uji Linieritas
Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui hubungan linier antara variabel prediktor dan variabel kriterium. Dikatakan linier jika kenaikan skor variabel bebas diikuti dengan kenaikan variabel terikat.
b. Uji Asumsi Klasik
Menurut Imam Ghozali (2011) untuk melakukan uji asumsi klasik terhadap data yang telah dikumpulkan, dapat dugunakan analisisi seperti berikut:
1) Uji Multikolinearitas
Uji multikolinearitas merupakan bentuk pengujian dengan asumsi dalam analisis regresi ganda. Uji Multikolenieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antara variabel independen.
2) Uji Heterokedastisitas
Uji heterokedastisitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi terjadi kesamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain.
3) Uji Hipotesis ( Analisis Regresi Linier Sederhana )
Analisis regresi ini dugunakan untuk memperkirakan nilai dari variabel tidak bebas (Y) pada nilai variabel bebas (X) tertentu, sehingga dapat diketahui berapa besar pengaruh satu bariabel terhadap variabel lainnya.


BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. Hasil penelitian
1. Apakah pemberian motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan  ?
Iya, karena pada dasar nya jika karyawan tersebut sudah termotivasi karyawan akan lebih mempunyai semangat yang lebih tinggi dalam bekerja.
2. Apakah pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan  ?                                                                                            iya karena dengan pelatihan kerja karyawan dapat menambah ilmu dan pengalaman sehingga kinerja semain baik.
3. Apakah pemberian motivasi dan Pelatihan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan ?
Iya, karna dengan pemberian motivasi dan pemberian pelatihan kerja maka karyawan akan semakin mempunyai pengalaman dan semangat saat bekerja dan akan mengakibat kan peningkatan pada kinerja mereka.



BAB VI
PENUTUP
A. Kesmpulan
Dengan melakukan penelitian diatas maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan kinerja terpengaruh dari motivasi kerja  dan pelatihan yang di berikan tehadap karyawan.
B. Saran
Dari kesimpulan diatas maka kami memberikan saran kepada setiap pimpinan perusahaan atau pemimpin dalam suatu organisasi agar dapat memotivasi dan memberikan pelatihan kepada karyawan atau bawahan agar karyawan berpengalaman dalam pekerjaannya dan semangat kerja.

DAFTAR PUSTAKA
T. Handoko. (2001). Manajemen Personalia Dan Sumber Daya Manusia.
Yogyakarta: .BPFE.
Lita lestari.(2016). Pengaruh pelatihan motifasi pada kinerja.Yogyakarta: .USD


Selasa, 11 Juli 2017

ALUR PENERIMAAN KENDARAAN PADA PT. KARYA TUGAS ANDA PASURUAN


ALUR PENERIMAAN KENDARAAN PADA
 PT. KARYA TUGAS ANDA
PASURUAN

LAPORAN ON THE JOB TRAINING

Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Memperoleh Kelulusan pada Program Profesi 1 (Satu) Tahun

Jurusan :
KOMPUTER APLIKASI BISNIS SEKRETARIS
MANAJEMEN & PUBLIC RELATION

Disusun oleh :
1. Vika Dia puspitasari (2014130235)






WEARNES EDUCATION CENTER MALANG
KOMPUTER APLIKASI SEKRETARIS MANAJEMEN & PUBLICRELATION 2015
HALAMAN PERSETUJUAN OJT
Laporan On The Job Treining dengan judul :

ALUR PENERIMAAN KENDARAAN PADA PT. KARYA TUGAS ANDA PASURUAAN

Telah disetujui pada tanggal Oleh :

Dosen Pembimbing OJT Pembimbing Lapangan

( Ariswan ) ( Lilik )
Pimpinan PT.KTA
Pasuruan


(FOGY LINTANG)
Malang, …… juli 2015
Mengetahui
WEARNES EDUCATION CENTER MALANG
Manager Directure Manager Of Academic

(Yoyok Hari Subagiono) (Yunus Handoko)

HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PENGUJI
Laporan On The Job Training dengan judul :
ALUR PENERIMAAN KENDARAAN PADA PT.KARYA TUGAS ANDA PASURUAN

Telah diuji dihadapan Dewan Penguji  pada tanggal  :
Dosen Penguji :




1. Bpk. Nanang Sucipto (……………….)



2. Bpk. Agus Sunarno (………………)



3. Bpk. Kemal Savero (………………..)




SURAT KETERANGAN 
SURAT KETERANGAN




DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama : Vika Dia Puspitasari
Tempat / Tanggal Lahir : Malang, 25-juli-1995
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Alamat Asal : Ds.Kedung Banteng Rt/w 14/05
Kec Sumber Manjing Wetan Kab.MalangJawa Timur
Riwayat Pendidikan :
1. Sekolah Dasar Negeri 03 Kedung Banteng  Lulus Tahun 2008
2. Sekolah Menengah Pertama Diponegoro Lulus Tahun 2011
3. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 02 Malang Lulus Tahun 2014
4. Terdaftar Sebagai Mahasiswa Program Profesi 1 Tahun Wearnes Education Center Tahun Ajaran 2014/2015

KATA PENGANTAR
Segala Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan On the Job Training di PT.Karya Tugas Anda Pasuruan.
Laporan yang berjudul “ALUR PENERIMAAN KENDARAAN PADA PT. KARYA TUGAS ANDA” ini dibuat untuk memenuhi Syarat dalam Memperoleh Kelulusan pada Program Profesi 1 (Satu) Tahun. Selain untuk memenuhi syarat tersebut, kegiatan On The Job Training dilakukan dengan maksud untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan dalam praktek kerja langsung.
Dengan terselesaikannya penyusunan laporan On The Job Training tersebut, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu sehingga Karya laporan On the Job Training ini dapat selesai dengan baik, khususnya kepada :
1. Kedua orang tua dan seluruh keluarga tercinta yang selalu memberikan motivasi bagi penulis dalam penyusunan laporan tersebut.
2. Bapak Yoyok Hari Subagiono selaku Managing Director Wearnes Education Center.
3. Bapak Yunus Handoko selaku Manager Of Academics Wearnes Education Center.
4. Bapak Saiful Horry, S.E selaku koordinator On The Job Training di Wearnes Education Center.
5. Ibu Binti Rofikah selaku Kepala Bagian HRD yang telah memberi kesempatan penulis untuk melaksanakan On The Job Training di PT.Karya Tugas Anda Pasuruan.
6. Ibu Ira Achira, Ibu Lilik, Ibu dewi, Ibu Linda,Ibu Amik, Ibu Dina,Bpk Karyadi, Bpk Simon, Bpk Sutar selaku pembimbing penulis selama melaksanakan On the Job Training di PT. Kaya Tugas Anda Pasuruan.
7. Seluruh karyawan PT.Karya Tugas Anda Pasuruan.
8. Bapak Ariswan selaku dosen pembimbing yang telah memberikan banyak pengarahan kepada penulis dalam penyelesaian laporan ini.
9. Ibu Mifta Hardika Rahmah Putri selaku dosen wali yang telah mendampingi penulis selama ini.
10. Bapak Yoyok Priyo Triatmoko selaku dosen Bahasa Inggris yang telah mendampingi dan memberikan Ilmu Bahasa Inggris kepada penulis.
11. Bapak Bambang Pamadya selaku dosen NonKom yang telah mendampingi dan mengajari penulis selama ini.
12. Para sahabat dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan dan saran sehingga laporan tersebut dapat terselesaikan dengan baik.
13. Serta pihak-pihak yang membantu dan memberikan dorongan kepada penulis yang tidak dapat disebut satu persatu.
Penulis menyadari banyaknya kekurangan dalam penyusunan laporan On the Job Training tersebut, sehingga penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca untuk kesempurnaan laporan tersebut.

Malang,  Juli 2014

Penulis










DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PERSETUJUAN OJT ii
HALAMAN PERSETUJUAN DOSEN PENGUJI iii
SURAT KETERANGAN iv
SURAT KETERANGAN v
DAFTAR RIWAYAT HIDUP vi
DAFTAR RIWAYAT HIDUP vii
KATA PENGANTAR viii
DAFTAR ISI xi
DAFTAR GAMBAR xiii
DAFTAR LAMPIRAN xiv
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang Masalah 1
B. Rumusan Masalah 2
C. Tujuan On the Job Training (OJT) dan Penulisan Laporan 2
1. Tujuan On the Job Training (OJT) 3
2. Tujuan Penulisan Laporan 4
D. Kegunaan On the Job Training (OJT) dan Penulisan Laporan 4
1. Kegunaan On the Job Training (OJT) 4
2. Kegunaan Penulisan laporan On the Job Training (OJT) 5
E. Ruang Lingkup Masalah 6
F. Jenis dan Sumber Data 7
1. Jenis Data 7
2. Sumber Data 7
G. Pengumpulan Data 8
1. Observasi 8
2. Wawancara (Interview) 8
3. Dokumentasi 8
4. Studi Pustaka 8
BAB IILANDASAN TEORI 9
A. Pengertian Alur 9
B. Pengertian Penerimaan 9
C. Pengertian Barang 10
D. Pengertian PT (Perseroan Terbatas) 10
BAB IIIPENYAJIAN DATA DAN PEMBAHASAN 13
A. Penyajian Data 13
1. Gambaran umum 13
2. Visi dan Misi Perusahaan 15
3. Sruktur Organisasi dan Pembagian Tugas 15
4. Laporan Kegiatan On the Job Training( OJT ) 21
5. Permasalahan yang Berkaitan denganOn The Job Training (OJT) 22
BAB IVPENUTUP 30
A. Simpulan 30
B. Saran 31
DAFTAR PUSTAKA
Lampiran 1
Lampiran 2
Lampiran 3
Lampiran 4

DAFTAR GAMBAR


Gambar 3.1  : Struktur Organisasi 17
Gambar 3.2 : Alur Penerimaan Barang 24

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Indonesia meupakan salah satu negara industri yang berkembang di kawasan asia tenggara. Sektor industri Indonesia dinilai terus berkembang pesat dari tahun ke tahun. Sehingga sektor industri bisa  menyaingi sektor perdagangan yang sudah lama menjadi penompang perekonomian di indonesia.
PT. Karya Tugas Anda Pasuruan adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang  Auto body manufacturing. Kendaraan yang di produksi berupa mobil dinas, small bus dan kendaraan pribadi. Kendaraan yang masih berupa chasis didatangkan langsung dari dealer untuk diproduksi lagi.
Penerimaan barang yang diterima harus benar-benar teliti dalam menerima barang, agar tidak terjadi kesalahan dan hal-hal yang tidak diinginkan, seperti barang yang ada di dalam unit mobil tidak sesuai dengan yang ada di dalam spesifikasi, atau kondisi barang yang tidak layak diterima.Karena jika ada kekurangan dalam kelengkapan kendaraan maka otomatis kendaraan tidak bisa di proses.

Pada PT. Karya Tugas Anda sendiri memiliki dua alur penerimaan kendaraan yaitu penerimaan barang kendaraan dari suplier (chasis) dan alur penerimaan kendaraan dari Customer. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membahasnya dalam laporan yang berjudul“ALUR PENERIMAN KENDARAAN DARI SUPLIER PADA PT. KARYA TUGAS ANDA PASURUAN”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka penulis mengambil rumusan masalah dalam laporan On the Job Training yaitu “Bagaimana Alur Penerimaan kendaraan Pada PT. Karya Tugas Anda, Pasuruan?”
C. Tujuan On the Job Training (OJT) dan Penulisan Laporan
Setiap kegiatan atau aktivitas sekecil apapun pasti mempunyai tujuan yang ingin dicapai, begitu juga dengan kegiatan On the Job Training yang penulis lakukan di PT. Karya Tugas Anda,Pasuruan. Berikut ini adalah tujuan yang ingin di capai 
1. Tujuan On the Job Training (OJT)
a. Bagi Mahasiswa
1) Mengamati gambaran perusahaan secara global yang berkenaan dengan etos kerja dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas baik individual maupun kelompok.
2) Melatih mahasiswa agar dapat bekerja serta mandiri sehingga dapat menjadi rekan kerja yang mampu mengembangkan potensi dan keahlian masing – masing
3) Menerapkan disiplin ilmu yang dimiliki mahasiswa langsung pada perusahaan.
b. Bagi Wearnes Education Center Malang
1) Mengenalkan dunia kerja yang sesungguhnya pada mahasiswa.
2) Menambah relasi kerja antara lembaga dengan perusahaan atau instansi dimana mahasiswa tersebut melaksanakan On the Job Training (OJT).
3) Sebagai sarana untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam menerapkan ilmu dan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan.
4) Untuk meningkatkan mutu dan kualitas mahasiswa dalam proses pendidikan dan pelatihan kerja yang berpotensi.
c. Bagi PT. Karya Tugas Anda,Pasuruan
1) Mengenalkan dunia kerja secara langsung pada mahasiswa.
2) Secara tidak langsung perusahaan atau instansi terbantu dengan adanya On the Job Training (OJT) dalam pelaksanaan operasional.
2. Tujuan Penulisan Laporan
Adapun tujuan dari penulisan laporan On the Job Training (OJT) adalah untuk mengetahui alur penerimaan barang pada PT. Karya Tugas Anda, Pasuruan.
D. Kegunaan On the Job Training (OJT) dan Penulisan Laporan
1. Kegunaan On the Job Training (OJT)
a. Bagi Mahasiswa
1) Memperoleh pengalaman dalam dunia kerja secara langsung.
2) Menerapkan ilmu yang diperoleh selama pendidikan di Wearnes Education Center Malang.
3) Meningkatkan ketrampilan dan kreatifitas diri.
4) Mengetahui lebih jauh kesesuaian ilmu yang selama ini diperoleh dengan situasi kerja saat ini.
b. Bagi Wearnes Education Center Malang
1) Mendidik mahasiswa menjadi tenaga kerja profesional dengan ketrampilan dan pengetahuan yang luas serta memiliki sikap jujur, disiplin, aktif, cekatan dan penuh tanggung jawab.
2) Menjalin kerja sama antara Wearnes Education Center dengan perusahaan atau instansi.
c. Bagi PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
1) Membantu meringankan tugas dan mempercepat penyelesaian pekerjaan karyawan pada PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
2) Menjadi pertimbangan dan masukan bagi pihak perusahaan yang mungkin membutuhkan karyawan baru untuk direkrut kerja.
3) Perusahaan yang bersangkutan dapat mengamati penyesuaian teori yang di dapat dari Wearnes Education Center dan kemampuan peserta On the Job Training yang dilakukan dilapangan.
2. Kegunaan Penulisan laporan On the Job Training (OJT)
a. Bagi Mahasiswa
1) Sebagai syarat kelulusan selama mengikuti kuliah program profesi 1 (Satu) tahun di Wearnes Education Center.
2) Untuk menuangkan ide, pemikiran penulisan dalam penyusunan laporan sesuai dengan materi yang diajarkan selama perkuliahan.
3) Untuk melatih menangani permasalahan dalam bentuk penyampian alternatif pemecahan masalah.
b. Bagi Wearnes Education Center Malang
1) Menciptakan mahasiswa sebagai sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan memiliki loyalitas yang tinggi sehingga mahasiswa siap bekerja setelah lulus perkuliahan nanti.
2) Mendidik mahasiswa/mahasiswi sebagai generasi muda yang memiliki kemampuan untuk bersaing dalam dunia kerja.
3) Sebagai tolak ukur mahasiswa dalam penerapan ilmu pengetahuan.
c. Bagi PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
1) Sebagai bahan pertimbangan untuk solusi penyelesaian masalah dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan.
2) Memberikan pengalaman kerja yang sesungguhnya kepada mahasiswa/mahasiswi yang telah melaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT) di instansi atau perusahaan tersebut.
E. Ruang Lingkup Masalah
Dalam penulisan laporan ini penulis memberikan batasan agar pembahasn masalah tidak meluas. Karena ada dua alur penerimaan kendaraan yaitu penerimaan unit kendaraan dari suplier dan penerimaan kendaraan dari Customer, maka penulis membatasi hanya pada Alur Penerimaan Kendaraan dari suplier pada PT. Karya Tugas Anda Pasuruan.
F. Jenis dan Sumber Data
1. Jenis Data
Dalam penulisan laporan On the Job Training yang berjudul “alur penerimaan kendaraan dari suplier di bagian PDC PT. Karya Tugas Anda” ini, penulis menggunakan jenis data kualitatif, yaitu data yang disajikan dalam bentuk uraian-uraian deskriptif, bukan disajikan dalam bentuk angka atau numerik, antara lain informasi dari unit kearsipan pada PT. Karya Tugas Anda pasuruan
2. Sumber Data
Untuk mendapatkan data atau informasi yang lengkap penulis menggunakan sumber data antara lain :
a. Data Primer
Data primer merupakan data yang diperoleh secara langsung dari objek pengamatan tanpa melalui perantara. Data primer diperoleh dengan cara mengerjakan tugas yang diberikan oleh perusahaan dan bertanya langsung kepada bagian administrasi, mengenai alur penerimaan barang  pada PT. Karya Tugas Anda, Pasuruan
b. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang dapat mendukung data primer, data yang diperoleh secara tertulis, yaitu formulir instansi, bacaan yang berkaitan dengan alur penerimaan barang  pada PT. Karya Tugas Anda, Pasuruan.
G. Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan penulis dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut :
1. Observasi
Yaitu teknik pengumpulan data dengan cara melakukan pengamatan dan peninjauan secara langsung mengenai Alur Peneriman kendaraan pada PT. Karya Tugas Anda,Pasuruan, khususnya pada bagian PDC (pre delivery Check).
2. Wawancara (Interview)
Wawancara atau interview dapat digunakan untuk pengumpulan data dengan cara melaksanakan tanya jawab secara langsung yang dapat digunakan sebagai pelengkap dari data yang diperoleh, maka penulis telah mewawancarai Bpk kariyadi selaku adm PDC
3. Dokumentasi
Cara mengumpulakn data dengan teknik dokumentasi yang mengadakan pencatatan dokumen tertentu dengan mengambil copy dokumen dari perusahaan sebagai data untuk pembuatan laporan,adapun data tersebut antara lain:
a. Latar belakang PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
b. Struktur Organisasi PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
4. Studi Pustaka
Yaitu teknik pengumpulan data dengan cara mempelajari buku atau literature perpustakaan yang berhubungan dengan alur penerimaan barang kendaraan pada perusahaan perseroan terbatas.                    

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian Alur
Menurut Budiono (2005:131) menyebutkan ,”alur yaitu rangkaian peristiwa yang memiliki hubungan sebab akibat sehingga menjadi satu kesatuan yang padu bulat dan utuh”.
Juanda(2005:45) “alur adalah rangkaian peristiwa yang direka dan dijalin dengan seksama yang mana di dalamnya mengandung sebab dan akibat pada suatu rangkaian / perjalanan struktur”.
B. Pengertian Penerimaan
Menurut Wignjosoebroto (2009:110) penerimaan adalah “proses membawa suatu benda dari luar ke dalam dengan tujuan tertentu”.
Menurut Endarmoko (2006:665) penerimaan adalah “Proses cara, perbuatan menerima, penyambutan”.
Berdasarkan pengertian diatas penulis mengambil kesimpulan bahwa penerimaan adalah kegiatan atau proses yang dilakukan oleh suatu pihak yang mendapatkan sesuatu dari pihak lain demi tujuan tertentu.
 
C. Pengertian Kendaraan
Menurut Kamal udin (1987) “kendaraan adalah mengangkut atau membawa sesuatu kesebelah lain atau dari suatu tempat ketempat lainnya”
Menurut Tamin (1997) “ kendaraan aadalah suatu sistim yang terjadi dari prasarana atau sarana dan sistim pelayanan yang memungkinkan adanya pergerakan keseluruh wilayah sehingga terakomodasi mobilitas penduduk memungkinkan adanya pergerakan barang dan di mungkinkannya akses semua  wilayah”
Berdasarkan pengertian diatas penulis mengambil kesimpulan bahwa pengertian kendaraan adalah pemindahan manusia atau barang dari suatu tempat ketempat lain dengan menggunakan sebuah kendaraan yang digerakan manusia atau mesin
D. Pengertian PT (Perseroan Terbatas)
Menurut Kismono (2001:102-103) Perseroan Terbatas adalah “Organisasi bisnis yang terbentuk dalam hukum, dimana tanggung jawab dan kewajiban usaha terpisah dari pemilik modalnya”.
Menurut Kusnadi (2001:91-104) Perseroan Terbatas adalah “Suatu lembaga bisnis yang keberadaaanya diakui oleh hukum dengan pemilik tidak berkaitan langsung dengan perusahaan dan tanda kepemilikan atas perusahaan diketahui lewat saham-saham (sero=andil) yang dikuasainya”.
Berdasarkan pengertian diatas penulis mengambil kesimpulan bahwa pengertian dari PT (Perseroan Terbatas) adalah suatu lembaga atau instansi yang hak dan keberadaanya diakui resmi secara hukum akan tetapi kewajiban usahanya terpisah dari pemilik saham
E. Pengertian Customer
Pelanggan menurut Cambridge International Dictionaries dalam Lupiyoadi (2001:143), adalah “a person who buys goods or services” atau customer/pelanggan adalah seseorang yang membeli barang dan jasa. 
Sementara menurut Webster’s 1928 Dictionary dalam Lupiyoadi (2001:143) pelanggan adalah “ one who frequents any place of sale for producing what he wants ” Custemer/pelanggan adalah seseorang yang beberapa kali datang ke tempat yang sama untuk memenuhi apa yang diinginkan.
Berdasarkan pengertian diatas penulis mengambil kesimpulan bahwa pengertian dari customer/pelanggan adalah merupakan seseorang yang secara berulang kali datang ke suatu tempat yang sama untuk memuaskan keinginannya dengan memiliki suatu produk atau mendapatkan jasa dengan membayar produk atau jasa tersebut.


 
BAB III
PENYAJIAN DATA DAN PEMBAHASAN

A. Penyajian Data
1. Gambaran umum PT. Karya Tugas Anda Pasuruan di jabarkan sebagai berikut : 
a. Sejarah Perusahaan
Bermula bergerak di bidang jasa bengkel kendaraan bermotor  di tahun 1974 dengan nama “selamat Djaja Motor” yang di dirikan oleh Bpk LIMANTARA CANDRA di kota Surabaya. Dan kemudian pada tahun 1982 perusahaan berkembang menjadi unit usaha AutoBody Manufacturing sekaligus berganti nama menjadi PT. Karya Tugas Anda di jln Raya Surabaya malang km 56 sukorejo- Pasuruan dan sekarang yg lebih dikenal dengan nama Tugasanda.
Seiring dengan prestasi dan kerja sama dengan beberapa ATPM kendaraan bermotor di Indonesia, maka kami semakin berkembang dengan diversifikasi usaha di bidang Transport Service, sebagai salah satu divisi rental yang telah mampu mensupply kendaraan sewa di beberapa perusahaan BUMN dan swasta nasional.
Kami mendapat kepercayaan untuk bekerjasama dengan perusahaan nasioal, untuk itu kami membentuk Minning ContractorDivisionyang bergerak di bidang pertambangan batu bara  
serta penyewaan alat berat/Heavy Equipment maupun kendaraan-kendaraan khusus pertambangan.
Pada tahun 2007 perusahaan memperoleh sertifikat ISO 9001 sebagai wujud nyata dalam rangka pencapaian kepuasan pelanggan dan kualitas management. Serta di tahun 2012, perusahaan kami memperoleh Sertifikat OHSAS 18001 sebagai wujud keberhasilan menjalankan progam pemerintah di bidang K3 untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kerja.
b. Lokasi Perusahaan
PT. Karya Tugas Anda terletak di Jalan Raya Surabaya Malang km 56 Sukorejo - Pasuruan Jawa Timur  67162. Telp 034-3611161,      e-mail kta@tugasanda.com website www.tugasanda.com
 Sarana transportasi ke kawasan ini cukup baik dengan kondisi jalan yang lebar dan dapat dilalui kendaraan besar dan kecil. Lingkungan disekitar perusahaan adalah perusahaan- perusahaan lain yang terdiri dari bangunan industri yang berkondisi baik. Daerah ini memiliki berbagai fasilitas yang diperlukan perusahaan seperti fasilitas listrik oleh PLN, fasilitas telekomunikasi oleh PT. Telkom, fasilitas air oleh PDAM .



2. Visi dan Misi Perusahaan
PT. Karya tugas anda mempunyai suatu Visi yaitu Menjadi perusahaan yang terkelola dengan baik dan benar dengan selalu mengedepankan pengembangan yang berkelanjutan.
Selain itu PT. Karya tugas anda mempunyai suatu misi yaitu Memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan dengan menghasilkan produk yang berkwalitas dalam waktu yang wajar.
3. Sruktur Organisasi dan Pembagian Tugas
a. Struktur Organisasi
Kata organisasi memiliki dua pengertian umum. Pengertian pertama menandakan suatu lembaga atau kelompok, sedangkan pengertian kedua berhubungan dengan proses pengorganisasian sebagai suatu cara dimana kegiatan organisasi dialokasikan dan ditugaskan diantara para anggotanya agar tujuan organisasi dapat tercapai dengan efisien. Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimiliki, dan lingkunagn yang dimiliki. Dua aspek utama penyusunan struktur  organisasi  adalah departementalisasi dan pembagian kerja. Departementalisasi merupakan pengelompokan kegiatan- kegiatan sejenis dan saling berhubungan. Hal ini tercermin pada struktur formal suatu organisasi dan tampak atau ditunjukkan oleh bagan organisasi. Pembagian kerja adalah perincian tugas pekerjaan agar setiap individu dalam organisasi bertanggung jawab untuk melaksanakan suatu kegiatan yang terbatas. Kedua aspek ini merupakan dasar proses pengorganisasian suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien.  Sistem organisasi dan manajemen yang baik sangat diperlukan pada satu perusahaan terutama perusahaan yang berskala besar. Penyusunan sistem organisasi dan manajemen harus disesuaikan dengan keadaan perusahaan yang bersangkutan, sebab sistem yang baik bagi perusahaan belum tentu baik bagi perusahaan yang lain. 
Pada bagian stuktur organisasi tersebut penulis akan menjelaskan stuktur dengan tujuan dapat menjelaskan secara rinci tentang tugas dan tanggung jawab yang dilakukan oleh setiap masing-masing pihak. Adapun struktur dari PT.Karya Tugas Anda Pasuruan  penulis akan menjelaskan pada bagan dibawah ini :
 
Gambar 3.1
Struktur Organisasi














Sumber : PT. Karya Tugas Anda. Pasuruan
 
b. Pembagian Tugas
Untuk mengetahui wewenang dan tanggung jawab masing-masing bagian, maka penulis akan menjelaskan sebagai berikut :
1) Comissioner
Merupakan jabatan tertinggi yang mempunyai wewenang penuh dengan perusahaan PT. Karya Tugas Anda.
Tugas Comissioner antara lain :
a) Pelaksanaan rapat secara berkala satu bulan sekali.
b) Pemberian nasehat tanggapa/persetujuan secara tepat waktu dan berdasarkan pertimbangan yang mewadahi.
Kewajiban commissioner antara lain :
a) Comissioner berkewajiban mengawasi kebijakan direksi dalam menjalankan perseroan serta memberikan nasehat kepada direksi.
b) Commissioner wajib melapor kepada perseroan tentang kepemilikan sahamnya beserta keluarganya.
2) Derector
Merupakan jabatan yang mengatur semua sistem management yang ada di perusahaan PT karya tugas anda, dan mempunyai tugas dan tanggung jawab antara lain:

a) Memimpin para direksi, manager dan pelaku organisasi perusahaan lainnya sehingga perusahaan dipastikan dapat berjalan sesuai yang telah disahkan oleh Komisaris/Pemilik Perusahaan.
b) Menguasai, memelihara, dan mengurus kekayaan perusahaan.
c) Mewakili perusahaan baik didalam maupun diluar pengadilan
d) Bertanggungjawab penuh dalam menjalankan tugas untuk kepentingan perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku
e) Bertanggungjawab secara pribadi jika bersalah atau lalai dalam pelaksanaan tugasnya.
f) Memberikan pertanggungjawaban dan segala keterangan tentang keadaan dan kinerja perusahaan kepada Komisaris/Pemilik Perusahaan.
g) Menyusun sistem akuntansi yang sesuai dengan standar akuntansi keuangan
h) Menyusun dan menyampaikan Laporan Tahunan untuk disahkan oleh Komisaris/Pemilik Perusahaan
i) Menetapkan struktur organisasi dan uraian tugasnya
j) Menetapkan kebijakan-kebijakan dan membuat aturan kepegawaian
k) Mengangkat dan memberhentikan pekerja
l) Bertindak untuk dan atas nama perusahaan, serta mewakili Perusahaan dengan terlebih dulu mendapat persetujuan rapat Direksi.
3) Plant Head
Plant head merupakan orang yang bertanggung jawab penuh terhadap gerak majunya suatu perusahaan karena di sini Plant head merencanakan semua kegiatan yang akan dilaksanakan dalam sebuah perusahaan.
Tugas dari plant manager antara lain:
a) Mengontrol kinerja manajer
b) Mengontrol bisnis plant yang telah dibuat terhadap kondisi real yang ada di lapangan
c) Memeriksa pencapaian program serta memberi masukan-masukan terhadap persoalan yang dihadapi serta memberikan ide-ide perbaikan
d) Memeriksa pelaksanaan kegiatan di lapangan dan menilai secara langsung pelaksanaan kegiatan di lapangan
Tanggung jawab plane head :
a) Bertanggung jawab atas keseluruhan pabrik atau perusahaan
b) Secara berkala mengadakan pertemuan guna melakukan peninjauan ulang terhadap semua kegiatan yang telah dan sedang berjalan.
4) PPC( product planing control )
Yang bertugas untuk memberi perintah kepada divisi produksi untuk memproduksi unit yang akan dikirim,dan merubah kode kendaraan titipan sampai kode jadi kendaraan.
5) PDC (Pre delivery Check)
Bertugas menerima barang unit kendaraan masuk dan sekaligus mengecek semua kelengkapan unit kendaraan yang akan masuk atau keluar.
4. Laporan Kegiatan On the Job Training( OJT )
Selama melaksanakan On the Job Training mulai dari tanggal 01 April 2015 hingga 31 Mei 2015 di PT.Karya Tugas Anda, pasuruan, penulis telah belajar banyak mengenai dunia kerja yang sesungguhnya dan banyak menerapkan ilmu pengetahuan yang telah didapatkan selema perkuliahan.
Dengan arahan dari pembimbing lapangan serta para karyawan pada PT.Karya Tugas Anda, pasuruan, penulis dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan maupun menyelesaikan tugas yang diberikan. Beberapa kegiatan yang dilakukan penulis selama OJT  adalah sebagai berikut:
a) Menginput data chasis kendaraan masuk
b) Menginput OKK (Order Kirim Kendaraan)
c) Membuat STI (Serah Terima Internal)
d) Pengecekan kelengkapan unit kendaraan masuk dan kondisinya dengan dokumen STI
e) Menginput data kendaraan keluar
f) Membuat BSTK( Bukti Serah Terima Kendaraan )
g) Membuat surat jalan kendaraan
5. Permasalahan yang Berkaitan dengan On The Job Training (OJT)
a. Identifikasi Masalah
Selama penulis melaksanakan pengamatan dalam kegiatan On the Job Training di PT. Karya Tugas Anda penulis mengidentifikasi masalah yaitu kondisi kendaraan banyak yang mengalami kerusakan sebelum dilakukan pengecekan
b. Sebab Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas sebab dari masalah yang ada ialah jarak waktu yang telah ditentukan dalam pengiriman kendaraan dari suplier terlalu jauh dari waktu produksi kendaraan.
c. Akibat Masalah
Berdasarkan dari sebab masalah di atas,akibat yang akan ditimbulkan adalah :
1. banyak kendaraan yang terhimpun terlalu lama yang mengakibatkan kondisi kendaraan banyak yang rusak
2. banyak memakan tempat parkir kendaraan

d. Alternatif Masalah
Alternatif pemecahan masalah dari permasalahan yang penulis jabarkan adalah :
1) Sebaiknya waktu yang telah ditentukan dalam pengiriman kendaraan jangan terlalu jauh dengan waktu yang telah ditentukan dalam produksi kendaraan
2) Sebaiknya dalam pengiriman kendaraan haruslah bertahap
B. Pembahasan
Dalam pembahasan membahas permasalahan yang ada pada PT.KARYA TUGAS ANDA PASURUAN  khususnya penerimaan kendaraan dari suplier. Penulis mengopsevasi alur penerimaan barang kendaraan dari supplier, berdasarkan observasi yang penulis dapatkan dari perusahaan maka penulis menjelaskan seperti yang ada pada flow chart dibawah ini .
  

KSPEDISI SECURITY ADM-PDC CHECKER PPC SUPLIER
















Berdasarkan gambar 3.2 diatas penulis menjabarkan Alur penerimaan kendaraan di PT Karya Tugas Anda,Pasuruan memiliki beberapa tahapan diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Proses penerimaan kendaraan diawali dengan persetujuan jadwal yang telah dilakukan oleh pihak supplier/customer dengan pihak product planning control(PPC) bahwa pihak customer akan mengirimkan unit kendaraan ke perusahaan.
2. Pihak ekspedisi yang akan mengirimkan kendaraan pada alamat tujuan serta membawa dokumen-dokumen pendukung pengiriman kendaraan seperti :
a. Surat jalan
b. Surat pengantar (Lampiran 3)
c. Order pengiriman Kendaraan (Lampiran 2)
Pihak ekpedisi langsung mengkonfirmasikan kedatangan pada pihak incoming atau security guna menyampaikan unit kendaraan dari customer/suplier telah tiba di area parking atau pintu masuk utama.Bagian ekspedisi mengisi data identitas diri dan menyerahkan dokumen-dokumen dalam pengiriman kendaraan seperti Order Kirim Kendaraan(OKK) dan  surat pengantar (SP), kemudian pihak security mengisi buku unit masuk guna mengetahui kendaraan apa saja yang masuk ke perusahaan.
OKK (order kirim kendaraan) adalah dokumen/surat persetujuan pengiriman kendaraan yang digunakan suplier sebagai jasa pengiriman kendaraan yang ditunjukan kepada perusahaan. Dokumen OKK terdiri dari 2 rangkap, lembar pertama di arsip dan lembar kedua diserahkan ke bagian PPC. Isi doumen OKK meliputi:
i. Nama suplier
ii. Tanggal pengiriman
iii. Tipe kendaraan
iv. Nomer rangka kendaraan
v. Nomer mesin kendaraan
vi. Warna kendaraan
vii. Perlengkapan standar
3. Pihak security melakukan pengecekan terhadap dokumen-dokumen yang dibawah oleh driver pengirim, dokumen-dokumen tersebut antara lain :
a. Surat Pengantar (SP) (Lampiran 3)
b. Order Kirim Kendaraan (OKK) (Lampiran 2)
Setelah Mengecek dokumen-dokumen tersebut security kemudian mengisi agenda barang masuk.
4. Dokumen yang di terima dari pihak suplier seperti OKK (order kirim kendaraan)(Lampiran 2) SP (surat pengantar)(Lampiran 3) akan diserahkan kepada pihak adm PDC (pre deliery check) untuk penginput data kendaraan masuk kedalam buku in chasis yang tertera di OKK (order kirim kendaraan) dan dilanjutkan dengan pembuatan BSTI (bukti serah terima internal) (Lampiran 4)untuk diserahkan kebagian checker  untuk proses pengecekan kendaraan.
5. Pihak checker melakukan pengecekan unit kendaraan dengan BSTI, lalu pihak checker memberikan nomor kode produksi pada kendaraan.
6. Bagian Adm PPC menerima dokumen OKK (Order Kiriman Kendaraan)(Lampiran 2) dan SP ( Surat Pengantar)(Lampiran 3) setelah pihak Adm PPC menerima dokunen tersebut lalu Pihak Adm PPC Mengarsip dokumen dan menandatangani dokumen BSTI (Bukti Serah Terima Internal)(Lampiran 4) setelah itu membuat kode unit jadi kendaraan dan menyerahkan BSTI ke bagian Adm PDC.
BSTI (bukti serah terima internal) adalah dokumen yang berperan aktif dalam penerimaan kendaraan yang berfungsi mendata spesifikasi barang yang diterima. Dokumen BSTI terdiri dari 4 rangkap, lembar yang asli di arsip, lembar 2 di serahkan kepada PPC,  lembar 3 diserahan finance dan yang ke 4 diserahkan kepada suplier.
Maka dari itu BSTI (bukti serah terima internal) sangatlah penting dalam proses alur penerimaan barang.
7. Bagian Adm PDC menerima BSTI (Bukti Serah Terima Internal ) dari bagian Adm PPC, Pihak Adm PDC menandatangani BSTI (Bukti Serah Terima Internal ) dan mengarsipnya. Dokumen-dokumen yang di arsip meliputi :

a) Surat pengantar (SP) (Lampiran 3)
b) Order kirim kendaraan (OKK)(lampiran 2)
c) Tanda bukti serah terima internal (BSTI).(lampiran4)
Pada tahap penerimaan barang pihak-pihak yang ikut ambil dalam hal ini adalah :
a. Security 
b. PDC (Pre delivery check)
Berdasarkan alur penerimaan barang yang sudah penulis jelaskan di atas, penulis menemukan persoalan masalah, selama penulis melaksanakan pengamatan dalam kegiatan On The Job Training pada PT.Karya Tugas Anda Pasuruan, penulis mengidentifikasikan permasalahan mengenai kelengkapan spesifikasi yang ada di kendaraan tidak sama seperti yang tertera pada SP (Surat Pengantar)(Lampiran 3). Masalah tersebut disebabkan karena prosedur penerimaan barang yang diterapkan pada PT. Karya Tugas Anda Pasuruan kurang efisien. Akibatnya,  perusahaan akan mengalami kerugian yang sangat besar karena harus mengganti kelengkapan kendaraan yang tidak ada. Oleh karena itu penulis menyarankan alternatif penyelesaian masalahnya  sebagai berikut.
1) Pihak PDC segera mengecek kendaraan yang baru datang dari pihak customer/suplierdan segera mencatan dalam BSTI (Bukti Serah Terima Internal) apabila kelengkapan kendaraan tidak sesuai dengan SP( Surat Pengantar ). Hasil temuan ini harus segera diinformasikan ke bagian PPC bahwa kendaraan yang di terima tidak lengkap,seperti yang tertera pada SP ( Surat Penganter ) agar pihak PPC segera mengkonfirmasikan ke customer/suplier.
2) Pihak PPC langsung mengkonfirmasikan ke pihak customer/suplier bahwa barang yang dikirim tidak sama seperti yang tertera pada  SP(surat pengantar).


 
BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
Berdasaran keterangan yang telah penulis uraikan maka dapat disimpulkan bahwa dalam penerimaan kendaraan di bagian pre delivery check PT. Karya Tugas Anda Pasuruan masih terdapat beberapa faktor diantaranya adalah  :
1. Bahwa dalam pengecekan kendaraan yang diterima sering terjadi ketidaksamaan antara SP(surat pengantar ) dengan spesifikasi kendaraan yang di check.
2. Alur penerimaan barang pada PT. Karya Tugas Anda Pasuruan menggunakan laporan atau dokumen-dokumen penguat yang diantaranya yaitu surat jalan, Surat Pengantar (SP), bukti serah terima internal (BSTI) dan order kirim kendaran (OKK).
3. Adapun alur penerimaan barang adalah:
a) pihak incoming/ scurity menerima kendaraan beserta dokumen pedukung pengiriman kendaraan dari suplier untuk dibuatnya kendaraan seperti yang diinginkan oleh customer.
b) Pihak scurity mengkonfirmasikan kepada pihak PDC bahwa barang customer telah tiba di area parking dan siap untuk dilakukan pengecekan.
 
c) Pihak PDC membuat BSTI (bukti serah terima internal) dan diserahkan kepada pihak PPC untuk pengimputan data kendaraan.
d) Pihak PPC langsung mengkonfirasikan kondisi kendaraan yang dikirim kepada suplier sebagaimana mestinya data dari BSTI ( bukti serah terima internal.
B. Saran
Dari kesimpulan diatas, beserta pengamatan penulis secara langsung dalam kegiatan On the Job Training, penulis dapat memberikan saran yaitu waktu yang ditentukan dalam pengiriman kendaraan dari suplier sebaiknya dipertimbangkan lagi agar kendaraan yang dikirim tidak terlalu lama terhimpun di area parkir  perusahaan.
  

DAFTAR PUSTAKA

Budiono 2005 , Kamus Lengkap Bahasa Indonesia, Karya Agung, Surabaya
Daryanto.1997.Kamus Bahassa Indonesia Lengkap. Surabaya:Apollo
Endarmoko.Eko.2006.Tesaurus Bahasa Indonesia. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.
Juanda 2005, Kamus Besar Akutansi, Citra Harta Prima, Jakarta
Kismono.2001.Ilmu Bisnis Manajemen. Jakarta:Grasindo
Kusnadi.2001.Pengantar Bisnis dan Wirausaha. Malang:Torada
Mulyadi.1993.Sistem Akuntansi.Yogyakarta:STIE YKPN
Wignjosoebroto,Sritomo.2009.Tata letak Pabrik dan Pemindahan Bahan. Surabaya:Guna Widya
Lampiran 1
Laporan kegiatan On The Job Training pada
PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
Jl. Raya Sukorejo no.1 Sukorejo Pasuruan Jawa Timur

Nama : Vika Dia Puspitasari
Nim : 2014130235
Bagian :Purchasing
No Tanggal Keterangan Kegiatan
1 01 April 2015
- Pengenalan Latar belakang Perusahaan dan Rekan-Rekan kerja.
- Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
2 02 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Melanjutkan pengarsipan PO/Work Order
3 03 April 2015 Libur
4 04 April 2015 Libur
6 06 April 2015 -
7 07 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
8 08 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip Form Kenaikan Harga
- Mengarsip LAP ISO
9 09 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
10 10 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
11 11 April 2015 Libur
12 12 April 2015 Libur
13 13 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip Form Permohonan Pembelian
- Membuat Tabel Pantau Penerimaan Barang Sesuai dengan data
14 14 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip Tabel Pantau Penerimaan Barang
- Mengimput Tabel Pantau Penerimaan Barang
15 15 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
16 16 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Membuat Identifikasi K3LH sesuai Contoh-
17 17 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengetik Surat Perjanjian Sesuai dengan contoh
18 18 April 2015 Libur
19 19 April 2015 Libur
20 20 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
21 21 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Mengarsip PO/Work Order Kedalam File
22 22 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Pengarsipan Tanda Terima
23 23 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput dan Mencetak PO/Work Order
- Mengarsip Form perbandingan harga
24 24 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
25 25 April 2015 Libur
26 26 April 2015 Libur
27 27 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
28 28 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
29 29 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
30 30 April 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order


Laporan kegiatan On The Job Training pada
PT. Karya Tugas Anda Pasuruan
Jl. Raya Sukorejo no.1 Sukorejo Pasuruan Jawa Timur
Nama : Vika Dia Puspitasari
Nim : 2014130235
Bagian :  Purchasing
No Tanggal Keterangan Kegiatan
1 01 Mei 2014 Libur
2 02 Mei 2014 Libur
3 03 Mei  2015 Libur
4 04 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima po
- Membuat PO/Work Order
- Mengetik data Pembagunan sesuai Contoh
5 05 Mei  2015 - Melanjutkan pengetikan Data Pembangunan
- Membuat PO/Work Order
- Mencatat PO/Work Order ke dalam buku serah terima
6 06 Mei  2015 - Mengarsip PO/Work Order
- Membuat PO/Work Order
- Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
7 07 Mei  2015 - Mengarsip PO/work Order
- Mencetak PO/Work Order
- Mengetik Data sesuai contoh
8 08 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Membuat rekap data barang 
9 09 Mei  2015 Libur
10 10 Mei  2015 Libur
11 11 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Membuat rekap data barang
- Mengarsip form permohonan
12 12 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Mengarsip PO/work Order
- Menarsip form pembelian
- Mencetak PO/Work Order
13 13 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Membuat rekap data barang
- Mencetak PO/Work Order
14 14 Mei  2015 Sakit
15 15 Mei  2015 Libur
16 16 Mei  2015 Libur
17 17 Mei  2015 Libur
18 18 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Membuat PO/Work Order
- Mengetik data Pembagunan sesuai Contoh
19 19 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
20 20 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Mengarsip form pemohonan produksi
21 21 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengarsip form permohonan bangunan
22 22 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengarsip Tabel Pantau Penerimaan Barang
- Mengarsip form permohonan
23 23 Mei  2015 Libur
24 24 Mei  2015 Libur
25 25 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Rekap absen karyawan harian dan borongan
26 26 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengarsip Tabel Pantau Penerimaan Barang
- Mengarsip tanda terima
27 27 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengimput arsip barang masuk
28 28 Mei  2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengarsip Tabel Pantau Penerimaan Barang
- Mengarsip PO/Work Order
29 29 Mei 2015 - Mencatat PO/Work Order kedalam buku serah terima PO
- Menginput Dan mencetak PO/Work Order
- Mengarsip form permohonan
30 30 Mei  2015 Libur
31 31 Mei 2015 Libur











DAFTAR LAMPIRAN


Lampiran 1 : kegiatan On The Job Training
Lampiran 2 : Surat Order Kirim Kendaraan
Lampiran 3 : Surat Pengantar Kendaraan
Lampiran 4 : Surat  Serah Terima Internal